Proyek SPBU Shell Nekat Jalan Terus, Abaikan Rekomendasi DPRD Surabaya
30 June 2010 oleh FPKS | 112 klik

SURABAYA – Permintaan Komisi C DPRD Surabaya agar proyek stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Yono Soewoyo distop sampai ada kesepakatan dengan warga ternyata diabaikan. Kemarin (29/6) pembangunan pom bensin milik PT Shell itu tetap jalan terus.
Berdasar pantauan Jawa Pos, beberapa pekerja tampak melakukan aktivitas pembangunan. Sebuah backhoe terlihat beroperasi. Salah seorang satpam yang enggan menyebutkan namanya meminta Jawa Pos tidak mendekati lokasi proyek. ”Saya tidak tahu, maaf yang tidak berkepentingan dilarang mendekat,” ucapnya sambil menunjukkan sebuah papan imbauan.
Mengenai hal tersebut, anggota komisi C Reni Astuti menuding PT Shell melanggar kesepakatan bersama yang diputuskan dalam hearing Senin lalu (28/6). ”Secara aturan tertulis memang mereka tidak melanggar ketentuan. Tapi, secara norma sosial jelas mereka melanggar,” papar politisi asal PKS itu.
Jika proyek tersebut tetap diteruskan, dia meminta pemkot melakukan tindakan, minimal memberikan imbauan pemberhentian. Jika tidak, dia khawatir pembangunan proyek tersebut memicu konflik horizontal.
Seperti diberitakan, pembangunan SPBU di Jalan Yono Soewoyo ditolak warga sekitar. Mereka lantas wadul ke dewan dan meminta proyek itu dihentikan. Warga menganggap SPBU tersebut membahayakan keselamatan. Selain itu, harga tanah dan rumah mereka merosot jika SPBU tersebut berdiri di sana.
Dalam hearing bersama komisi C Senin lalu (28/6), ada tiga putusan antara warga dan PT Shell. Pertama, PT Shell dan warga harus menjalin musyawarah mufakat. Kedua, pemkot diminta mengevaluasi zoning yang diduga tidak sesuai peruntukan. Ketiga, pembangunan SPBU dihentikan sampai ada musyawarah mufakat.
Saat dikonfirmasi, Marketing Communication Manager PT Shell Fathia Syarif menegaskan bahwa pembangunan SPBU itu akan tetap jalan. Dia mengatakan, permintaan penghentian oleh dewan hanya sebatas imbauan. Apalagi, pihak PT Shell belum menerima salinan imbauan dari hasil hearing tersebut. ”Tapi, kami tetap berupaya menjalin musyawarah dengan warga kok,” ucapnya. (gun/c8/oni)
sumber : jawapos, 30 Juni 2010





Comments