Reni Astuti : Pusat Bantu Bangun Sekolah Rusak

26 January 2012 oleh FPKS | 75 klik 

Reni Astuti, SSi editSURABAYA – Sekolah rusak di Surabaya memantik perhatian pusat. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp68 miliar,pusat berupaya membantu pemkot dalam perbaikan sarana utama belajar-mengajar tersebut.

Keberadaan DAK itu menambah banyak pundi-pundi yang dialokasikan buat perbaikan gedung sekolah tahun ini. Sebelumnya, bersumber dari APBD tahun anggaran 2012, pemkot menyiapkan Rp171 miliar buat perbaikan gedung sekolah. Jika ditotal, dari dua sumber anggaran itu diketahui total nominal Rp239 miliar.

”Dengan anggaran perbaikan sebesar itu,pemkot harus segera merealisasikan secepatnya. Kami ingin persoalan sekolah rusak sudah tidak ada lagi di Surabaya. Makanya kami mendesak agar segera direalisasikan perbaikannya terutama sekolah-sekolah yang rusak parah,” kata anggota Komisi C Reni Astuti,kemarin.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Hendro Gunawan berjanji akan serius memperbaiki sekolah rusak.Terlebih anggaran yang sudah disiapkan demikian besar. ”Kami berusaha untuk memperbaiki sekolah yang rusak,”kata Hendro.
Menurut dia,sekolah rusak di 2011 masih banyak dan di 2012 dimungkinkan semakin bertambah banyak.

Kendati demikian Bappeko berkeyakinan sekolah rusak itu bisa teratasi di 2012. ”APBD 2012 sudah disahkan, mudahmudahan perbaikan sekolah rusak tidak molor lagi, ”harapnya. Skala prioritas,kata Hendro, diterapkan untuk sekolah rusak. Meski demikian antara yang perlu dibangun serta direnovasi tetap diklasifikasikan. soeprayitno

Sumber Berita : Koran Seputar Indonesia Thursday, 26 January 2012
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/463754/

Comments