ITS-ATCS Belum Bisa Urai Kemacetan di Surabaya
28 October 2009 oleh FPKS | 95 klik

Antarajatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menilai rencana pemerintah kota (Pemkot) Surabaya dengan menerapkan “Intelligent Transport System – Area Traffic Control System” (ITS-ATCS) belum bisa mengurai kemacetan lalu lintas di jalan raya.
Wakil Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Surabaya, Alfan Khusaeri, di Surabaya, Selasa, mengatakan, penerapan ITS-ATC yang akan dimulai secara bertahap pada 2010 diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp16 Miliar.
“Pemkot harus menjelaskan kepada anggota dewan berapa efektifitas sistem itu,” kata Alfan yang juga sekretaris Fraksi PKS.
Belum lagi, lanjut Alfan, database transportasi dan pelayanan angkutan umum di Surabaya hingga kini masih belum terintegrasi dengan baik.
Alfan khawatir penerapan sistem tersebut akan mubadzir atau tidak ada gunanya jika tidak dibarengi dengan koordinasi di antara stake holder lalu lintas lainnya di Surabaya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya masih mempertimbangkan rencana proyek tersebut, kira-kira sampai sejauh mana manfaatnya buat warga Kota Surabaya.
Selain itu, kata dia, jika nantinya program tersebut diterapkan, maka ia berharap program pengendalian lalu lintas ini bisa berjalan efektif khususnya untuk mengurai kemacetan di jalan-jalan utama Kota Surabaya.
“Jangan hanya menghabiskan dana besar, tapi tujuan utama untuk manajemen lalu lintas tidak tercapai” katanya.
Rencananya, pada tahap awal, sistem ITS-ATCS akan dibangun di 15 simpang zona Surabaya Timur dengan ruang kontrol utama di Bratang.
sumber : antara jatim, Selasa 27 Oktober 2009



Comments