Kisruh Box Culvert Semolowaru, Dewan Desak Segera Dituntaskan
28 October 2009 oleh FPKS | 336 klik

Surabaya – Menyikapi perjalanan proyek box culvert di Semolowaru, Kalangan Dewan mengingatkan pihak terkait yakni pemkot dan kontraktor agar menyelesaikan sengketa secara cepat. Terlebih, setelah kasus mushola roboh disana, kini pemasangan box culvert telah memakan korban kerusakan 4 rumah, dua diantaranya ambruk di bagian depannya. Anggota Komisi C, Reni Astuti, mendesak pemkot segera menuntaskan kerugian yang dialami warga.
” Pekan lalu, ketika hearing dengan komisi C, dinas pekerjaan umum bina marga dan pematusan janji akan lebih berhati-hati lagi setelah kasus robohnya mushola, lha sekarang kok malah ada kerusakan lagi? ” , Cetus Reni. Karena itu, kontraktor dan pemkot harus menghitung lagi, agar sisa pembangunan yang sudah sampai bagian tengah jalan Semolowaru ini tidak lagi merusak bangunan warga. “Apabila ada hak warga yang dilanggar, ganti rugi harus segera dituntaskan” lanjut Bendahara Fraksi PKS.
Penyelesaian proyek yang dalam jangka panjang akan membuat lalu lintas di Surabaya Timur lancar ini, diharapkan berlangsung tepat waktu. Apalagi sebentar lagi akan masuk musim hujan. “Ancaman banjir di musim hujan harus segera diantisipasi. Jangan sampai malah bikin masalah baru”, harap Reni. Selain banjir, jalanan akan becek dan rentan penyakit kalau proyek ini tidak segera tuntas.
“Kalau masih ada lagi kerugian warga, dewan akan menegur keras pihak terkait” pungkas legislator perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera ini.

Yang perlu dicermati bukan hanya kerusakan bangunan warga saja karena perbaikan dari kerusakan bangunan sudah menjadi tanggung jawab pelaksana proyek yang disampaikan ke warga saat sosialisasi, tetapi pekerjaan saat ini sudahkah sesuai dengan sosialisasi ? (banyak item yang disepakati) itu yang terpenting, yang berkewajiban menegur ini siapa yang berwenang ? ( saya punya semua bukti hasil sosialisasi ).
mohon semua ulasan bisa di expose di media masa supaya warga mengerti dan semua yang terkait lebih PROFESIONAL DAN AMANAH.