Kasus Mewahnya Rencana Peresmian SSC
10 November 2009 oleh FPKS | 146 klik

Wakil ketua DPRD Surabaya Ahmad Suyato juga meminta anggaran dipangkas karena tidak sesuai dengan jargon pembangunan koyta surabaya yang mengedepankan yang fokus pada ppengentasan kemiskinan. “Ya, harus realistis lah,” kata politisi PKS ini.
(Surabaya Pagi, 4 November 2009)
”Ini jelas pemborosan. Konsep acaranya mungkin saja bagus. Tapi, jangan makan anggaran besar itu. Masak semalam habis Rp 250 juta untuk kembang api saja,” kata Fatkur Rohman, anggota banggar yang lain.
Dia mengatakan, anggaran Rp 12.195.951.900 itu tidak tertampung dalam penyusunan RAPBD 2010. Tapi, pada akhir pembahasan di komisi D, anggaran prestisius itu dititipkan secara misterius. ”Apalagi, kode rekening kegiatannya belum ada. Ini sesuatu yang aneh tapi nyata, tiba-tiba muncul belakangan,” ujar ketua DPC PKS Surabaya itu.
Menurut dia, dewan nyaris kecolongan dengan kegiatan yang leading sector-nya berada di dispora itu. Apalagi, anggaran superbesar tersebut diajukan ketika Surabaya masih menghadapi banyak masalah pelik lainnya. Misalnya, ancaman gizi buruk dan masalah pengentasan kemiskinan yang belum tuntas.
(jawapos, 3 November 2009)



heeeemmmm…pancet..
ujung-ujungnya pasti korupsi….
bisa nggak pks memberantasnya ?
dan bisa nggak pks pro rakyat ?