FPKS Dukung Pemkot Kaji Ulang Proyek Investasi di TPA Benowo
2 December 2009 oleh FPKS | 186 klik

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera FPKS meminta pemerintah kota untuk serius dalam kajian ulang terkait hasil paripurna DPRD Senin lalu, tentang pelaksanaan kerjasama investasi di TPA Benowo. Ketua fraksi PKS, Fatkur Rohman mengatakan, seharusnya pemerintah kota memperhatikan catatan dari fraksi-fraksi khususnya yang masih mempersoalkan proyek investasi tersebut. ” Itikad baik pemkot yang melakukan kajian tentang hasil pansus TPA Benowo perlu mendapat apreasiasi, yang memang secara hukum berpotensi menimbulkan catatan serius”. ujar Fatkur.
Sebagaimana diketahui, DPRD Surabaya mengesahkan kerjasama investasi di TPA Benowo, melalui rapat paripurna Senin (30/11) lalu. Saat itu, 3 fraksi yakni FPKS, FPKB dan FAPKINDO menolak pengesahan rekomendasi dewan tersebut. Salah satu alasan penolakan yang diutarakan oleh FPKS adalah bentuk kerjasama dalam bentuk Build Operate Transfer (BOT) dan keharusan pemerintah kota membayar tiping fee yang bisa berpotensi merugikan keuangan daerah. Ternyata, pemerintah kota masih ragu akan penerapan proyek itu, hal ini dibuktikan dengan adanya rencana mengundang BPK dan para pakar.
“Kalau merugikan keuangan daerah, kan rakyat juga yang dikorbankan”, ujar Fatkur. Selanjutnya, kajian mendalam yang dilakukan pemerintah kota menunjukan ada keraguan atas realisasi hasil pansus TPA Benowo. ” Seharusnya kajian itu dibeber waktu di pansus, apa adanya, dan clear, sehingga kelak, tidak ada yang dirugikan”, kata Fatkur yang masih menjabat Ketua DPD PKS Kota Surabaya.
Fatkur juga berharap, kajian komprehensif itu menghasilkan sistem yang lebih menguntungkan bagi keuangan daerah, yang otomatis menguntungkan rakyat Surabaya secara kesuluruhan dalam jangka panjang.

Comments