Finishing Box Culvert Jangan Sampai Ada Masalah
9 December 2009 oleh FPKS | 83 klik

Pembangunan box culvert di beberapa titik di Surabaya, harus berakhir pada akhir tahun 2009. Penyelesaian akhir atau finishing proyek yang ada di jalan menur, semolowaru, dan banyu urip harus berlangsung tanpa masalah. Hal ini disampaikan anggota komisi C DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, karena belajar dari kasus pembangunan SSC di Benowo yang memunculkan masalah di keterlambatan proyek. “ Jangan sampai ada keterlambatan lagi, sehingga warga juga yang dirugikan” ujarnya.
Reni mencontohkan, proyek box culvert yang ada di jalan Semolowaru, mestinya menurut dokumen adendum II proyek pembangunan box culvert tipe C di Semolowaru, harus berakhir pada 23 Desember 2009. Perlu dibuat mekanisme agar di akhir proyek, jalanan harus kembali seperti semua, harus diaspal dan mulus. “ Apalagi ini sudah masuk hujan, kalau ada genangan air, dan jalan belum diaspal dengan baik, bisa jadi ancaman buat pengguna jalan” kata legislator dari PKS itu.
Reni mengingatkan, pemkot harus belajar dari kasus beberapa warga yang kecelakaan di jalan yang masih belum rata akibat pembangunan box culvert di Tenggilis. Artinya, jalan Semolowaru disana juga harus segera diperbaiki. Dokumen proyek juga mengatakan bahwa pekerjaan jalan, pekerjaan trotoar dan pengadaan pohon juga menjadi satu paket dengan pemasangan box culvert di sana. “ Jadi mestinya semua harus tuntas dengan baik, warga sudah setengah tahun lebih mengalami dampak pembangunan ini, jangan sampai setelah proyek selesai, masih ada yang belum kelar” pinta bendahara FPKS ini.
Termasuk misalnya dengan kerugian warga yang dialami karena bangunan fisik rumah yang rusak beberapa waktu lalu. Jangan sampai ada warga yang dikorbankan. “ Saya mendengar dari beberapa warga, pemasangan u-gatter di sisi box culvert sebelah utara, beberapanya masih terkendala karena ada simpang siur di warga yang mengatakan ini masih tahah mereka” papar Reni. Karena itu, kalau benar itu masuk tanah warga, mestinya juga ada pembicaraan dengan mereka dan mendapat ganti. “ Saya dan tim masih mengecek kebenaran itu, yang jelas, sudah ada warga yang melapor, dan perlu mendapat penjelasan langsung dinas atau kontraktor” jelas Reni.
Menurut aduan warga ke Fraksi PKS, dulu ketika sosialisasi awal pembangunan box culvert, pemasangan ugatter di samping utara box culvert tidak akan memakan tanah warga. Karena itu dewan akan klarifikasi itu semua.


Comments