Rame-rame Kunker, 5 PKS Tak Diizinkan
11 December 2009 oleh FPKS | 86 klik

SURABAYA-SURYA- Empat Komisi di DPRD Kota Surabaya rame-rame kunker. Komisi A ke Batam, B ke Bali, C ke Jogjakarta, dan D ke Makassar. Lima anggota dewan dari PKS tak diizinkan kunker oleh ketua fraksinya.
Menurut Anggota Komisi B dari PKS Tri Setyoko, ada agenda partai yang lebih penting daripada kunker. Selain itu, PKS menghindari tudingan pemborosan uang rakyat, apalagi substansi kunker dinilainya kurang menyentuh kepentingan krusial masyarakat.
“Berdasar alasan itulah seluruh anggota DPRD dari PKS tidak mendapat izin mengikuti kunker menjelang akhir tahun anggaran 2009,” kata Tri Setyoko di kantor FPKS DPRD Kota Surabaya, Kamis (10/12).
Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari FPKS Reni Astuti. Dia menyatakan ada persoalan yang lebih penting yang harus ditangani secepatnya oleh anggota dewan akhir tahun ini. “Tentunya rakyat akan kecewa jika tidak bisa menemui anggota dewan ketika semua pergi kunker,” kata Reni.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengatakan, kunker sudah dijadwalkan sejak awal. Tidak sekadar menghabiskan anggaran 2009.
Total anggaran kunker tahun ini, katanya, sekitar Rp 11 miliar. Diperkirakan akan tersisa sekitar Rp 3 miliar – Rp 4 miliar. Sisa dana akan masuk kas negara. Tidak terserapnya dana kunker ini karena kesibukan dewan membahas RAPBD Oktober-November 2009.
Untuk 2010, kata Wisnu, anggaran kunker naik dua kali lipat. Pada 2010 menjadi sekitar Rp 23 miliar. Ini karena jumlah peserta semakin banyak. aru
sumber : Surya, 11 Desember 2009



Comments