DPRD Surabaya Pertanyakan Manajemen RSUD BDH

23 Januari 2010

Tribaru
Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mempertanyakan kesiapan pihak manajemen RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) dalam mengoperasionalkan rumah sakit tersebut sebelum diresmikan pada 30 Januari mendatang.

“Permintaan untuk mempercepat pembahasan raperda tarif sebelum peresmian rumah sakit telah kami respon. Tapi, apakah mereka sekarang sudah siap untuk mengoperasionalkannya,” kata Ketua Komisi B DPRD Surabaya dan sekaligus anggota Pansus Raperda Tarif RSUD BDH Mochmmad Machmud, di Surabaya, Jumat.

Machmud sendiri juga mempertanyakan kebutuhan peralatan medis dan peralatan pendukung lainnya selama ini. Pasalnya, ia mengkhawatirkan, ketika raperda ini dipercepat dan selesai sebelum 30 Januari, namun ternyata pihak manajemen tidak siap sehingga semua jadi sia-sia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh anggota pansus tarif, Tri Setijo Puruwito. Anggota Komisi B ini mempertanyakan semua tenaga medis maupun peralatan medis yang dipersiapkan oleh manajemen RSUD BDH.

Pasalnya informasi terkait tenaga medis di RSUD BDH yang disediakan oleh pemkot diketahui masih kurang.

“Ini harus dipikirkan. Jangan-jangan ketika ada orang sakit yang datang ke RSUD BDH ternyata mereka tidak bisa melayani,” katanya.

Untuk memperjelas kesiapan dan keseriusan manajemen RSUD BDH, Tri menegaskan, dirinya bersama anggota pansus lainnya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD BDH untuk melihat kesiapan sekaligus peralatan medis lainnya dalam waktu dekat ini.

Setelah itu, lanjut Tri, pihaknya juga akan mengundang tiga instansi terkait, yakni Manajemen RSUD BDH, Manajemen RSUD dr Soewandhie, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

“Kami akan kaji bagaimana tarif layanan di rumah sakit BDH nanti. Karena kita juga perlu menyesuaikan tarif di RSUD dr. Soewandhie,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD BDH drg. Rias Arimukti mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan penataan alat-alat RS, meski nantinya peresmian RSUD BDH diperkirakan molor dari jadwal.

Ia juga mengaku siap mengoperasikan RSUD BDH jika nantinya raperda tarif RSUD BDH memang segera dibahas sekaligus diputuskan oleh DPRD Surabaya.

“Insya Allah kami siap mengoperasionalkan, sekaligus melayani kesehatan masyarakat,” ujarnya.

sumber : antarajatim, 22 Januari 2010

Kirim Komentar


Spam Protection by WP-SpamFree