Mbak Yul Deklarasikan Cawali Surabaya
23 January 2010 oleh FPKS | 103 klik

Surabaya – Mantan anggota DPRD Surabaya dan juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yulyani atau yang akrab dipanggil Mba’ Yul, Jumat, mendeklarasikan dirinya menjadi bakal calon wali kota (cawali) Surabaya dalam Pilkada Surabaya mendatang.
Ketua Tim Sukses Mba’ Yul , Ahmad Suyanto, mengatakan bahwa acara kali ini merupakan “soft lounching” Mba’ Yul sebagai cawali Surabaya yang bakal diusung oleh PKS Surabaya.
“Untuk merayu Mba’ Yul ini tidak mudah. Bahkan kami melakukan pendekatan secara struktural, keluarga dan koleganya,” paparnya.
Menurut dia, pencalonan Mba’ Yul kali ini sifatnya alamiah. Artinya mbak Yul sama sekali tidak pernah mempunyai niatan untuk maju dalam Pilkada Surabaya.
Namun, karena desakan dari partai dan juga mayoritas kader PKS dan sebagaian warga Surabaya, sehingga mbak Yul dengan jiwa besar menerima keputusan partai untuk maju dalam Pilkada yang akan digelar pada 2 Juni mendatang.
Dalam pencalonan kali ini, lanjut dia, pihaknya menggandeng “Voter” (Vote to Election) untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas Mba’ Yul sambil menunggu rekomendasi dari DPP PKS.
“Kami sudah bergerak ke kampung-kampung untuk mendongkrak elektabilitas Mba’ Yul,” ujarnya.
Strategi yang akan digunakan Voter yakni menggunakan plesetan istilah marketing “blue strategy” atau “blusukan” yang diartikan cawali yang bisa masuk ke semua komunitas di Surabaya.
Saat Mba’ Yul diberi kesempatan untuk memberikan statemen soal pencalonanya, Yuliani sempat meneteskan air mata. Yuliani mengaku bahwa jabatan wali kota dan wakil wali kota tersebut sangat berat bebannya di hadapan Tuhan.
Kader PKS yang juga merupakan salah satu bakal cawali perempuan ini mengatakan bahwa jabatan tersebut tidak main-main, sekali berbuat salah maka si pemegang jabatan tersebut harus mempertanggungjawabkan kesalahannya baik dihadapan warga Surabaya, maupun dihadapan Tuhan kelak.
“Ini bisa menjadi surga, atau bahkan menjadi neraka bagi saya. Pertanggung jawabannya itu yang berat,” ujar Yuliani sambil meneteskan air mata.
Lebih lanjut, Yuliani mengatakan bahwa dirinya akan mengemban amanah dengan sangat hati-hati, jika dirinya benar-benar terpilih menjadi wali kota atau wakil wali kota Surabaya, maka ia akan memegang teguh amanah tersebut.
sumber : antarajatim, 22 Januari 2010



Comments