Cawali PKS Yulyani Janji Entaskan Kasus Trafficking di Surabaya

2 February 2010 oleh FPKS | 194 klik 

Yulyani foto2
Fenomena terkuaknya jaringan perdagangan anak, membuat kandidat cawali/cawawali asal PKS Yulyani prihatin. Yulyani menganggap bahwa kegiatan perdagangan anak tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) seluruh masyarakat untuk diberantas.

Melalui sms interaktifnya, Yulyani menerima puluhan, bahkan ratusan keluhan yang disampaikan oleh ibu-ibu yang merasa prihatin dengan fenomena ini. Beberapa juga menitipkan solusi ini, jika kelak Yulyani terpilih sebagai Walikota/Wakil Walikota Surabaya.

Menanggapi terkuaknya jaringan prostitusi remaja di Surabaya, Yulyani mengatakan hal ini makin membuktikan pembangunan Kota Surabaya selama ini belum menyentuh aspek mental secara memadai. “Mestinya APBD yang Rp 4 triliunan itu tidak hanya mengkover pembangunan fisik saja, tapi juga bagaimana menyentuh pembangunan SDM,” ujar Yulyani saat dikonfirmasi, Senin (01/02/2010).

Apalagi, yang terkena korban prostitusi online ini adalah para remaja yang masih belia, yang juga tidak bisa disalahkan begitu saja. Hal ini disebabkan, lanjut Mbak Yul yang juga mantan anggota Komisi B DPRD Surabaya, atmosfer pembangunan kota selama ini tidak berpihak pada pembangunan hati.

Oleh karena itu, Yulyani sebagai cawali Surabaya siap merubah wajah kota metropolis ini dengan mengusung jargon Dengan Hati Untuk Surabaya Kota Kita. “Surabaya harus menjadi kota yang nyaman bagi semuanya, termasuk anak-anak muda,” pungkas perempuan yang pernah menjadi women of the year 2006 tingkat nasional versi CMI Jakarta. [rif/kun]

sumber : beritajatim.com , 1 Februari 2010

Comments