PKS Tanggapi Dingin Arif Afandi
4 February 2010 oleh FPKS | 96 klik

Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kota Surabaya menanggapi dingin keinginan bakal calon wali kota dari Partai Demokrat, Arif Afandi, untuk berduet dengan Yulyani. Sebaliknya, bakal calon dari Partai Golongan Karya, Adies Kadir, mengaku senang masuk bursa pendamping Arif. “Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa terhormat dilirik oleh Arif Afandi. Namun, hal itu tidak membuat kami senang karena ketertarikan Arif masih bersifat semu,” tutur Ketua Bidang Pemilihan Umum DPD PKS Kota Surabaya Akhmad Suyanto, Rabu (3/2) di Surabaya.
Menurut dia, baik Partai Demokrat (PD) maupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) justru menjadi partai yang paling membingungkan. Hingga saat ini trio Arif Afandi, Wisnu Wardhana, dan Fandi Utomo terus berebut rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD. Sementara duet PDI-P, Saleh Ismail Mukadar dan Bambang Dwi Hartono, dinilai belum terlalu solid karena sejumlah nama, seperti Tri Rismaharini (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya) dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana masih saja muncul sebagai kandidat. “Justru partai kelas menengah atau yang lebih akrab disebut poros tengah lebih memberikan PKS kepastian sehingga layak dipertimbangkan,” ujar Akhmad yang juga Ketua Tim Sukses Bakal Calon dari PKS, Yulyani.
Tawaran DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) agar Yulyani mendampingi BF Sutadi dianggap lebih riil. Hal itu tidak lepas dari kepastian Sutadi mendapatkan rekomendasi resmi dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sutadi sendiri diperkirakan tidak lama lagi akan menggenggam rekomendasi dari PKB karena proses konvensi partai berlambang sembilan bintang itu akan diadakan pada 7 Februari.


Comments