PKS Belum Tentukan Sikap
5 February 2010 oleh FPKS | 94 klik

Saat parpol lain mempercepat manuver politiknya, PKS masih adem ayem. Hingga kemarin, mereka belum menentukan mitra koalisinya. Arif Afandi sebenarnya ingin merangkul PKS. ”Tapi, ada beberapa poin penting yang masih belum ketemu,” ujar Arif.
Misalnya, apakah keputusan PKS mengusung Yulyani sudah menjadi harga mati atau tidak. ”Karena itu, kami masih harus berhitung lagi,” ungkapnya.
Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, tim sukses Arif menginginkan PKS hanya menjadi partai pendukung, bukan pengusung. Karena itu, mereka menolak Yulyani disandingkan dengan Arif. Alasannya, Arif memiliki calon sendiri. Padahal, PKS sudah pasti mengusung Yulyani sebagai jagonya dalam bursa pilwali mendatang.
Hal itulah yang kemudian membuat pembicaraan antara kubu Arif dan PKS deadlock. PKS berkeberatan atas usul tersebut. Sebab, selain mempunyai jago berkualitas bagus, PKS merupakan partai pemenang ketiga di Surabaya. Hal itu diakui Yusuf Rohana, supervisor tim pilkada DPD PKS Surabaya. ”Kecenderungan memang masih tetap dengan partai besar,” katanya.
Pria yang juga menjabat sekretaris Fraksi PKS di DPRD Jawa Timur tersebut menuturkan, sulit bagi PKS untuk menarik kembali Yulyani yang sudah mendeklarasikan kesediaannya maju dalam bursa pilwali mendatang. ”Segala sesuatunya memang belum diputuskan. Di politik, semua fleksibel. Namun, tentu saja kalau terlalu fleksibel juga kurang baik,” urainya.
Yusuf menyatakan, saat ini pihaknya masih membicarakan opsi tersebut secara internal. Selain itu, PKS mengintensifkan pembicaraan dengan tokoh maupun parpol lain. (ano/oni)


Comments