Rekomendasi PKS Segera Turun
17 February 2010 oleh FPKS | 126 klik

Sikap PKS dalam pilwali mendatang, tampaknya, bakal terang pekan ini. Tim Optimalisasi Musyarakah Daerah (Tomda) Surabaya telah merampungkan laporan hasil komunikasi politik dengan partai lain dan kalkulasinya.
Hasil survei pun ditargetkan sudah selesai tadi malam. Hal itu diungkapkan Ketua DPD PKS Surabaya Ibnu Shobir. ”Laporan Tomda sudah kami sampaikan ke DPW,” kata pria yang juga menjabat sebagai ketua Tomda Surabaya tersebut. Dia mengatakan, hasil survei internal sudah berjalan 80 persen.
Menurut sumber Jawa Pos di PKS, hasil survei internal menyebutkan bahwa elektabilitas Yulyani, cawali PKS, sangat tinggi. Meski bukan yang pertama, Yulyani menempati peringkat tiga besar, mengalahkan tokoh lain yang terlebih dahulu kampanye.
Namun, Ibnu Shobir tidak mau menyebutkan hasil survei itu. ”Tidak etis kalau saya sebut sekarang. Yang jelas, hasil survei ini menjadi variabel yang cukup signifikan dalam menentukan sikap kami ke depan,” tuturnya.
Alumnus Ponpes Darul Ulum, Peterongan, Jombang tersebut juga mengisyaratkan untuk mengusung calon sendiri. ”Sikap kami sama dengan pernyataan Pak Sigit (Sigit Sosiantomo, koordinator wilayah dakwah Jawa-Bali DPP PKS, Red),” urainya.
Sehari sebelumnya, Sigit memang mengatakan bahwa sebagai pemenang ketiga dalam pemilu legislatif lalu, pihaknya ingin PKS mengusung calon sendiri. Apalagi, saat ini PKS mempunyai jago yang mampu bersaing dan memiliki track record cukup baik, yakni Yulyani.
Di bagian lain, Yulyani terus meluaskan cakupan pendukungnya. Kemarin (16/2) Yulyani mendekati Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya. Di sana, Yulyani memaparkan visi dan misinya. Dia menjelaskan komitmennya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan prorakyat kecil. ”Dengan kekuatan APBD yang lebih dari Rp 4 triliun, seharusnya pemerintah kota bisa berbuat lebih banyak terhadap rakyat kecil. Syaratnya cuma satu, yakni harus dikelola secara transparan dan adil,” urainya. (ano/nur/oni)
sumber: jawapos, 17 Januari 2010



Comments